Pendekatan pembelajaran mendalam merupakan strategi yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman
konseptual siswa dengan menekankan eksplorasi, analisis kritis, dan keterlibatan aktif dalam proses
pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendekatan pembelajaran
mendalam dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas 5 SD Negeri 3 Bongan.
Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara,
dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan
pendekatan ini memberikan dampak positif terhadap pemahaman konsep dan partisipasi siswa dalam
pembelajaran. Guru menggunakan strategi yang mendorong berpikir kritis, seperti diskusi berbasis
pertanyaan tingkat tinggi dan kerja kelompok berbasis pemecahan masalah. Namun, terdapat beberapa
kendala dalam implementasi, seperti keterbatasan sumber belajar dan kesiapan siswa dalam mengikuti
pembelajaran yang menuntut analisis mendalam. Oleh karena itu, diperlukan dukungan lebih lanjut
dalam hal pengembangan profesional guru dan penyediaan sarana pembelajaran yang lebih memadai.
Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif
di sekolah dasar serta memperkuat pentingnya penerapan pembelajaran mendalam untuk meningkatkan
kualitas pendidikan.
IMPLEMENTASI PENDEKATAN PEMBELAJARAN MENDALAM DALAM PEMBELAJARAN IPAS DI KELAS 5 SD NEGERI 3 BONGAN
🔗 DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.940
📅 Published: 3 February 2026
📝
Abstract
📚
References
- Biggs, J., & Tang, C. 2011. Teaching for quality learning at university: What the student does. McGraw-Hill Education. Bowen, G. A. 2009. Document analysis as a qualitative research method. Qualitative Research Journal, 9(2), 27-40. Chi, M. T. H., & Wylie, R. 2014. The ICAP framework: Linking cognitive engagement to active learning outcomes. Educational Psychologist, 49(4), 219-243. Creswell, J. W. 2018. Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Sage Publications. Darling-Hammond, L., Flook, L., Cook Harvey, C., Barron, B., & Osher, D. 2019. Implications for educational practice of the science of learning and development. Applied Developmental Science, 24(2), 97 140. Hmelo-Silver, C. E. 2019. Problem-based learning: What and how do students learn? Educational Psychology Review, 31(2), 329-352. Kemendikbud. 2022. Kurikulum Merdeka: Panduan implementasi pembelajaran berbasis eksplorasi dan pemecahan masalah. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Kuhlthau, C. C., Maniotes, L. K., & Caspari, A. K. 2015. Guided inquiry: Learning in the 21st century. ABC-CLIO. Lee, J., & Anderson, R. C. 2020. Student engagement in learning: Implications for teaching practice. Educational Psychology Review, 32(3), 531-556. Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. 1985. Naturalistic inquiry. Sage Publications. Marton, F., & Säljö, R. 2019. Deep and surface learning: The ongoing influence of Marton and Säljö’s framework. Educational Psychology, 39(3), 273-284. Merriam, S. B., & Tisdell, E. J. 2016. Qualitative research: A guide to design and implementation. John Wiley & Sons. Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. 2014. Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications. Patton, M. Q. 2015. Qualitative research & evaluation methods (4th ed.). Sage Publications. Tan, S., Lim, K. M., & Ismail, H. 2022. The role of digital learning tools in enhancing deep learning strategies. Technology, Pedagogy and Education, 31(1), 65-81. Van de Pol, J., Volman, M., & Beishuizen, J. 2010. Scaffolding in teacher-student interaction: A decade of research. Educational Psychology Review, 22(3), 271-296. Zhang, W., Su, Z., & Li, M. 2021. Examining the effects of deep learning approaches on student critical thinking and problem solving skills. Journal of Educational Psychology, 113(5), 835-849.














