Skip to main content
Jurnal Mahasisya Pendidikan
Jurnal Mahasisya PendidikanIKIP Saraswati
Vol. 5 No. 1 (2023) / Articles

Pelestarian Tradisi Siat Sambuk di Banjar Adat Pohgending Desa Pitra Kecamatan Penebel Kabupaten Tabanan

Published: September 21, 2023
Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Mahasisya Pendidikan

Abstract

ABSTRAK Di setiap daerah di Bali tentunya memiliki tradisi yang unik di masing-masing daerah yang juga akan menjadi ciri khas daerah tersebut. Tradisi tersebut merupakan asset budaya yang harus tetap dilestarikan dan dilaksanakan dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pelaksanaan tradisi siat sambuk, makna tradisi siat sambuk dan upaya pelestarian tradisi siat sambuk di banjar adat pohgending. Metode yang digunakan dalam mengkaji penelitian pada skripsi ini adalah deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini, yaitu wawancara dan studi dokumen. Penelitian ini dilakukan di Banjar Adat Pohgending, Desa Pitra. Proses pelaksanaan tradisi Siat Sambuk dimulai dari tahapan pertama yaitu pelaksanaan Upacara Melasti yang dilaksanakan beberapa hari sebelum hari raya Nyepi, Melasti bertujuan untuk menyucikan diri sebelum memasuki hari raya Nyepi. Setelah itu pada saat hari Pengerupukan, di siang hari dilaksanakan upacara Pecaruan Tawur Agung kemudian dilanjutkan dengan Pengarakan Ogoh-Ogoh. Tradisi Siat Sambuk akan mulai dilaksanakan setelah selesai pengarakan ogoh-ogoh, pelaksanaan tradisi ini dibagi menjadi dua kelompok yang akan berperang, dilaksanakan dengan durasi sekitar 15-20 menit. Setelah tradisi dinyatakan selesai para peserta akan kembali berkumpul untuk mendapatkan Tirta dari Pemangku Banjar Adat. Pelaksanaan tradisi ini sangat erat kaitannya dengan kehidupan masyarakat Banjar Adat Pohgending karena masyarakat mempercayai tradisi ini sebagai penolak bala dan menetralisir unsur-unsur negatif yang ada di lingkungan Banjar Adat Pohgending. ABSTRACT Every area in Bali certainly has unique traditions in each area which will also become the hallmark of that area. This tradition is a cultural asset that must be preserved and implemented properly. The purpose of this study was to find out the process of carrying out the Siat Sambuk tradition, the meaning of the Siat Sambuk tradition and efforts to preserve the Siat Sambuk tradition at Banjar Adat Pohgending. The method used in reviewing the research in this thesis is descriptive. The data collection techniques used in this study were interviews and document studies. This research was conducted at the Banjar Adat Pohgending, Pitra Village. The process of carrying out the Siat Sambuk tradition starts from the first stage, namely the implementation of the Melasti Ceremony which is held a few days before Nyepi. Melasti aims to purify oneself before entering Nyepi. After that, on the day of Pengrupukan, in the afternoon, Pecaruan Tawur Agung Kesanga is held, followed by the Ogoh-Ogoh parade. The Siat Sambuk tradition will begin after the ogohogoh procession is finished, the implementation of this tradition is divided into two groups that will fight, carried out with a duration of about 15-20 minutes. After the tradition is declared complete, the participants will gather again to get Tirta from the Traditional Banjar Stakeholders. The implementation of this tradition is very closely related to the life of the Banjar Adat Pohgending community because the community believes this tradition is to repel reinforcements and neutralize negative elements that exist in the Banjar Adat Pohgending environment.

Usage Statistics

Metrics & Statistics

200 Views 283 Downloads pp. 21

Keywords

Tradisi Siat Sambuk

How to Cite

Bala Putra, I. G. M. Y., Wayan Gata, I., & Ketut Sukanta, I. (2023). Pelestarian Tradisi Siat Sambuk di Banjar Adat Pohgending Desa Pitra Kecamatan Penebel Kabupaten Tabanan. Jurnal Mahasisya Pendidikan, 5(1), 21. Retrieved from https://ojs.ikip-saraswati.ac.id/index.php/mahasisya-pendidikan/article/view/594

jen

 

 

citation

  • CITATION

visitor_counter

support by

 

petalokasi

  • PETA LOKASI

Current Issue

Make a Submission

Browse

Jurnal Mahasisya Pendidikan

Similar Articles