Walaupun banyak yang mengatakan pelajaran matematika itu sulit, namun tidak dapat dipungkiri bahwa matematika mempunyai banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah dalam menentukan wewaran dalam sistem tahun wuku di Bali. Perhitungan pada sistem tahun wukutidak mengacu pada peredaran benda-benda angkasa, tetapi tahunnya berdasarkan pada sistemnya sendiri, tanpa tergantung pada tahun surya atau tahun candra. Satu tahun wuku lamanya 420 hari, terdiri dari 30 wuku (210 hari) dikalikan 2. Setiap wuku lamanya 7 hari, terhitung dari Redite, Coma, Anggara, Buda, Wrhaspati, Sukra, dan Saniscara. Sebulan dalam tahun wuku dibangun dari 5 wuku. Jadi 1 bulan dalam tahun wuku lamanya 35 hari, diperoleh dari mengalikan 7 hari dengan 5 wuku. Satu peredaran wuku(30 wuku) termasuk 6 bulan dalam tahun wuku, 6 bulan ini diperoleh dari mengalikan jumlah hari dalam sewuku dengan jumlah wuku (7 hari × 30 wuku = 210 hari ). Dengan demikian 1 tahun wuku terdiri dari 2 kali peredaran wuku, yakni 7 hari ×30 wuku× 2 = 420 hari. Keterkaitan wuku dan wewaran dalam sistem tahun wuku ditentukan oleh perhitungan matematis. Dalam perhitungan wewaran ini diperlukan nomor wuku dan nilai/uripnya,terutamamenentukan rumus untuk mencari Tri Wara hingga Sanga Wara.Sedangkan nilai/urip Panca Wara dan Sapta Wara akan sangat berguna dalam menentukan Eka Wara, Dwi Wara, danDasa Wara.