Skip to main content
Suluh Pendidikan · Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Suluh PendidikanIKIP Saraswati

PENERAPAN MODEL KOOPERATIF LEARNING TIPE TGT UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGANALISIS UNSUR-UNSUR INTRINSIK CERPEN SISWA KELAS VI SDN 8 BANJAR ANYAR

DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v22i3.770 Published: 9 January 2025
Vol. 22 No. 3 (2024): Edisi Khusus Desember 2024 SULUH PENDIDIKAN: Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan kemampuan menganalisis unsurunsur intrinsik cerpen siswa kelas VI SDN 8 Banjar Anyar setelah penggunaan model kooperatif tipe TGT. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Lokasi penelitian dilaksanakan di SDN 8 Banjar Anyar. Sedangkan populasinya merupakan siswa kelas VI yang berjumlah 26 siswa. Hasil penelitian siklus I menyatakan bahwa 42,31% siswa masih belum memenuhi ketuntasan klasikal dalam materi menganalisis unsur-unsur intrinsik cerpen, sedangkan 57,69% siswa sudah memenuhi ketuntasan klasikal yang telah ditentukan. Hasil siklus II diperoleh data bahwa 3,85% siswa masih belum memenuhi ketuntasan klasikal, sedangkan 96,15% siswa sudah memenuhi ketuntasan klasikan yang telah ditentukan Berdasarkan peningkatan hasil mengalisis unsur-unsur intrinsik cerpen siswa dari siklus I ke siklus II maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan model kooperatif learning tipe TGT dapat meningkatkan kemampuan menganalisis unsur-unsur intrinsik cerpen siswa kelas VI SDN 8 Banjar Anyar.

References

  1. Ali, M. (2020). Pembelajaran bahasa
  2. indonesia dan sastra (basastra) di sekolah
  3. dasar. PERNIK, 3(1), 35-44.
  4. Badan Standar Nasional Pendidikan.
  5. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
  6. SD/MI. 2006. Jakarta: Depdiknas.
  7. Eci, H., Rochmiyati, S., & Dewana, E.
  8. N. (2024, August). Penerapan Model
  9. Kooperatif Learning Tipe TGT Untuk
  10. Meningkatkan Hasil Belajar Kelas IIB
  11. Pada Pendidikan Pancasila. In Prosiding
  12. Seminar Nasional Pendidikan Profesi
  13. Guru (Vol. 3, No. 1, pp. 1021-1028).
  14. Khair, U. (2018). Pembelajaran Bahasa
  15. Indonesia dan sastra (BASASTRA) di SD
  16. dan MI. AR-RIAYAH: Jurnal Pendidikan
  17. Dasar, 2(1), 81.
  18. Mulyasa, E. (2018). Strategi Pembelajaran
  19. Inovatif dan Berorientasi Konstruktivistik.
  20. Bandung: Remaja Rosdakarya.
  21. Putri, A., et al. (2019). “Pengaruh Model
  22. Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT
  23. terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia
  24. Siswa.” Jurnal Pendidikan Bahasa dan
  25. Sastra, 10(2), 121-130.
  26. Sanjaya, W. (2016). Strategi Pembelajaran:
  27. Berorientasi Standar Proses Pendidikan.
  28. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
  29. Shoimin, A. (2013). 68 Pembelajaran Inovatif
  30. dalam Kurikulum 2013. Ar-Ruzz Media.
  31. Slavin, R. E. (1995). Cooperative Learning:
  32. Theory, Research, and Practice. Boston:
  33. Allyn and Bacon.
  34. Slavin, R. E. (2015). Cooperative Learning:
  35. Teori, Riset, dan Praktik. Bandung: Nusa
  36. Media.
  37. Susanto, A. (2019). Pengaruh Pembelajaran
  38. Cooperative Learning Tipe TGT terhadap
  39. Pemahaman Bacaan Siswa Sekolah Dasar.
  40. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(2), 132-141.
  41. Sujana, I. W. C. (2019). Fungsi Dan Tujuan
  42. Pendidikan Indonesia. Jurnal Pendidikan
  43. Dasar, 4(1), 29. https://doi.org/10.25078/
  44. aw.v4i1.927
  45. Tarigan, H. G. (2008). Menulis sebagai
  46. Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung:
  47. Angkasa.
  48. Wardani, L. (2020). Meningkatkan
  49. Kemampuan Berpikir Kritis Siswa melalui
  50. Pembelajaran Tipe TGT. Jurnal Penelitian
  51. Pendidikan, 27(1), 25-3.

Usage Statistics

Metrics & Statistics

94 Views 106 Downloads pp. 121-128

sintacertf

  • ACCREDITATION CERTIFICATE


issn

indexing

  • INDEXING

visitcounter

  • STATISTIC COUNTER

    Flag Counter

citation

  • CITATION

lokasi

  • PETA LOKASI