MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PECAHAN MELALUI MEDIA KONKRET PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 8 BANJAR ANYAR

Main Article Content

Ni Luh Kade Dwi Aryani
I Putu Suardipa
I Made Sedana

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep pecahan pada siswa kelas IV SD
Negeri 8 Banjar Anyar melalui penggunaan media konkret. Latar belakang penelitian ini didasari oleh
rendahnya hasil belajar siswa dalam materi pecahan, yang disebabkan oleh kurangnya pemahaman
konsep akibat metode pembelajaran yang masih bersifat abstrak. Penelitian ini merupakan penelitian
tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV
yang berjumlah 28 orang. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa penggunaan media konkret, seperti kertas lipat, potongan kue, dan benda-benda
sehari-hari, dapat membantu siswa memahami konsep pecahan secara lebih nyata dan kontekstual.
Terjadi peningkatan signifikan dalam hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II, pada siklus I dari
28 siswa hanya 17 siswa atau sekitar 60,7% yang berhasil mencapai nilai di atas Kriteria Ketuntasan
Minimal (KKM). Masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam membandingkan nilai pecahan
atau menyusun urutan pecahan dengan benar, sedangkan pada siklus II menunjukkan peningkatan yang
sangat signifikan. Sebanyak 25 dari 28 siswa (89,3%) berhasil memperoleh nilai di atas KKM. Dengan
demikian, penggunaan media konkret terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep pecahan
pada siswa Sekolah Dasar.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles

References

Bruner, J. S. (1966). Toward a theory of in struction. Harvard University Press Departemen Pendidikan Nasional. (2008). Panduan pengembangan bahan ajar. Di rektorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah. Susanto, A. (2013). Teori belajar & pembela jaran di sekolah dasar. Kencana Prena damedia Group. Sadiman, dkk., Media Pendidikan Penger tian, Pengembangan, dan Peman faatannya (Jakarta:. Rajagrafindo Persa da,2010) Hiebert, J., & Lefevre, P. (1986). Conceptual and procedural knowledge in mathemat ics: An introductory analysis. In J. Hiebert (Ed.), Conceptual and procedural knowl edge: The case of mathematics (pp. 1-27). Lawrence Erlbaum Associates. Piaget, J. (1972). The psychology of the child. Basic Books. Van de Walle, J. A., Karp, K. S., & Bay-Wil liams, J. M. (2013). Elementary and mid dle school mathematics: Teaching devel opmentally (8th ed.). Pearson Education. Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi revisi). Rineka Cipta. Kemmis, S., & McTaggart, R. (1988). The ac tion research planner. Deakin University Press. Kunandar. (2008). Langkah mudah penelitian tindakan kelas sebagai pengembangan profesi guru. Rajawali Pers. Shoimah, R. N., Syafi’aturrosyidah, M., & Hadya, S. (2021). Penggunaan media pembelajaran konkrit untuk meningkat kan aktifitas belajar dan pemahaman kon sep pecahan mata pelajaran Matematika siswa kelas III MI Ma’arif Nu Sukoda di-Lamongan. MIDA: Jurnal Pendidi kan Dasar Islam, 4(2), 1-18.Sanjaya, W. (2013). Penelitian tindakan kelas. Ken cana Prenadamedia Group

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.