Prestasi belajar siswa terkait mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
tidak dapat dinilai dari aspek cognitif ansich, melainkan harus juga dinilai dari aspek
affektif, dan psikomotor. Implikasi demikian, pembelajaran Pendidikan Pancasila dan
Kewarganegaraan tidak semata-mata dituntut oleh besarnya bahan pembelajaran saja,
akan tetapi harus mampu memenuhi ketiga tuntutan di atas beserta dengan faktor-faktor
yang mempengaruhi proses belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
pengaruh pelaksanaan program perbaikan dan pengayaan terhadap prestasi PKn siswa
Kelas IX semester genap SMP 2 Petang tahun pelajaran 2018/2019. Dalam penelitian ini
yang menjadi subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas IX yang memproleh nilai PKn
pada rapot lebih kecil atau sama dengan 7,0 pada semester ganjil SMPN 2 Petang Tahun
Pembelajaran 2018/2019. Dari populasi sebanyak 62 orang dengan menggunakan metode
proporsional random sampling, maka yang memenuhi syarat sebagai sampel adalah 62
orang. Dari 62 orang sampel tersebut dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu 31 orang sebagai
kelompok eksperimen dan 31 orang sebagai kelompok kontrol. Untuk memperoleh data,
baik kelompok eksperimen maupun kelompok kontrol mengikuti tes. Kemudian hasil
yang diperoleh masing-masing kelompok diolah dan diuji dengan menggunakan analisis
t-test. Dari hasil pengolahan data dengan rumus t-test, nilai t hitung 3,324. Berdasarkan
tabel dengan taraf signifikan 5% dengan derajat kebebasan 60, maka besarnya nilai t
dalam tabel 2,000. Ternyata nilai t dalam perhitungan lebih besar dari nilai t dalam table.
Artinya, hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Dengan demikian
menunjukkan ada pengaruh pelaksanaan program perbaikan dan pengayaan tehadap
prestasi belajar PKn siswa kelas IX semester genap SMP Negeri 2 Petang tahun pelajaran
2018/2019.
PENGARUH PELAKSANAAN PROGRAM PERBAIKAN DAN PENGAYAAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR PKN SISWA KELAS IX SMPN 2 PETANG
📅 Published: January 7, 2020
📝














