Beralih ke menu navigasi utama Beralih ke bagian utama Beralih ke bagian footer website

CERITA RAKYAT SEBAGAI INOVASI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBAHASA SISWA KELAS 2 SD NEGERI 1 LOKAPAKSA

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penggunaan cerita rakyat sebagai inovasi pembelajaran
dalam meningkatkan keterampilan berbahasa siswa kelas 2 di SD Negeri 1 Lokapaksa yang berjumlah
34 siswa. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya motivasi dan kemampuan berbahasa
siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya dalam aspek berbicara dan menyimak.
Cerita rakyat dipilih karena mengandung nilai budaya lokal yang dekat dengan kehidupan siswa serta
dapat memicu daya imajinasi dan ekspresi verbal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif
dengan metode eksperimen semu (quasi-experimental design). Instrumen yang digunakan meliputi
tes keterampilan berbahasa dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan
signifikan dalam keterampilan berbahasa siswa setelah diterapkannya model pembelajaran berbasis
cerita rakyat. Dengan demikian, cerita rakyat dapat dijadikan inovasi pembelajaran yang efektif dan
kontekstual dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.

Kata Kunci

cerita rakyat, keterampilan berbahasa, inovasi pembelajaran, Bahasa Indonesia, siswa sekolah dasar

pdf (English)

Referensi

  1. Bandura, A. (1986). Social foundations of thought and action: A social cognitive theory. Prentice-Hall. Handayani, T., & Pramudita, R. (2022). Peran budaya lokal dalam meningkatkan kemampuan literasi dasar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(1), 87–96.sHutagalung, L. R., & Sembiring, H. (2023). Penerapan media berbasis budaya dalam meningkatkan keterampilan menyimak dan berbicara. Jurnal Literasi dan Pembelajaran Dasar, 6(2), 112–121. Johnson, E. B. (2002). Contextual teaching and learning: What it is and why it’s here to stay. Corwin Press. Kurniawati, L., Setiawan, R., & Maharani, S. (2023). Pengaruh sastra lisan terhadap kemampuan berbahasa siswa SD. Jurnal Pendidikan dan Literasi Indonesia, 11(2), 145–159. Rahmadani, F., & Ningsih, E. (2021). Cerita rakyat sebagai sumber pembelajaran kontekstual dalam meningkatkan minat belajar siswa. Jurnal Pendidikan Nusantara, 8(1), 33–40. Santosa, H. (2020). Pembelajaran kontekstual berbasis budaya lokal dalam penguatan literasi. Jurnal Ilmu Pendidikan Indonesia, 5(1), 50–59. Sari, M., & Wulandari, D. (2021). Penggunaan cerita rakyat untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa SD. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 8(2), 115 123. Siregar, R. M., & Hasibuan, M. A. (2022). Efektivitas pembelajaran berbasis cerita rakyat dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia, 11(1), 91–103. Sugiyono. (2022). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Revisi). Alfabeta. Susanti, N., & Wahyuni, S. (2021). Literasi berbasis budaya lokal: Upaya peningkatan kemampuan literasi siswa sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 4(3), 213–225. Utami, A. P., & Putri, R. D. (2023). Penggunaan cerita rakyat dalam penguatan profil pelajar Pancasila. Jurnal Pendidikan Karakter Indonesia, 7(1), 67–78. Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press. Wahyuni, D., & Nugroho, S. (2020). Strategi pembelajaran menyenangkan melalui cerita rakyat dalam pembelajaran bahasa. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 7(2), 88–99. Yuliana, S., & Ramadani, L. (2024). Revitalisasi cerita rakyat dalam pembelajaran Bahasa Indonesia: Sebuah kajian literatur. Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar, 9(1), 101–111.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.