Beralih ke menu navigasi utama Beralih ke bagian utama Beralih ke bagian footer website

PENGGUNAAN MODEL EDUKASI KEWASPADAAN DENGAN METODE TANYA DAN VISUAL LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MEMBACA SISWA KELAS 2 SD NO. 2 TUBAN

Abstrak

Kemampuan membaca dan menulis merupakan keterampilan dasar yang sangat penting bagi keber- hasilan akademik dan sosial anak. Proses penguasaan literasi dimulai sejak usia dini dan dipengaruhi
oleh berbagai faktor, termasuk lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Selain itu, edukasi ke- waspadaan terhadap situasi darurat, seperti bencana alam dan kecelakaan, menjadi hal yang krusial,
terutama dalam membantu anak untuk merespons dengan cepat dan tepat. Penelitian ini bertujuan un- tuk menguji apakah penggunaan model edukasi kewaspadaan yang memadukan metode tanya (ques- tioning) dan visual learning dapat meningkatkan hasil belajar membaca siswa kelas 2 di SD No. 2
Tuban. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus.
Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kemampuan membaca siswa,
dengan persentase siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran (KKTP) mening- kat dari 50% pada pra-siklus menjadi 93% pada siklus II. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa
kombinasi metode tanya dan visual learning efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa
dalam konteks edukasi kewaspadaan.

Kata Kunci

Kemampuan membaca, edukasi kewaspadaan, metode tanya, visual learning, penelitian tindakan kelas (PTK), literasi, pembelajaran interaktif

pdf (English)

Referensi

  1. BNPB. (n.d.). Panduan kebencanaan untuk anakanak. Badan Nasional Penanggulangan
  2. Bencana.
  3. Bransford, J., Brown, A., & Cocking, R. (2000).
  4. How People Learn: Brain, Mind, Experience, and School. National Academies Press.
  5. Gardner, H. (1983). Frames of mind: The theory
  6. of multiple intelligences. Basic Books.
  7. Mayer, R. E. (2005). The Cambridge Handbook
  8. of Multimedia Learning. Cambridge University Press.
  9. Montessori, M. (1967). The discovery of the child.
  10. Henry Holt and Company.
  11. Morrow, L. M. (2009). Literacy development in
  12. the early years: Helping children read and
  13. write (7th ed.). Pearson.
  14. National Institute for Literacy. (2008). Developing early literacy: Report of the National
  15. Early Literacy Panel. National Institute for
  16. Literacy.
  17. Paivio, A. (1986). Mental Representations: A
  18. Dual Coding Approach. Oxford Univ. Press.
  19. Piaget, J. (1970). The science of education and the
  20. psychology of the child. Viking Press.
  21. Rieber, L. P. (1996). Animation as a Tool for
  22. Learning and Visualization: A Cognitive
  23. Approach. Educational Technology Research and Development.
  24. Snow, C. E., Burns, M. S., & Griffin, P. (1998).
  25. Preventing reading difficulties in young
  26. children. National Academy Press.
  27. UNESCO. (2005). The right to education: Education for all and education of all. UNESCO.
  28. Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.
  29. Wilen, W. W., Ishler, M. L., Johnson, S. D., &
  30. Johnson, J. D. (2004). Teaching Students to
  31. Think Critically. National Education Association.
  32. Wilen, W. W., Ishler, M. L., Johnson, S. D., &
  33. Johnson, J. D. (2004). Promoting active
  34. learning: Strategies for the classroom. Pearson.Bransford, J., Brown, A., & Cocking,
  35. R. (2000). How people learn: Brain, mind,
  36. experience, and school. National Academy
  37. Press.Kemmis, S. (2008). Action research:
  38. A methodology for change and development. Open University Press

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.