Beralih ke menu navigasi utama Beralih ke bagian utama Beralih ke bagian footer website

PENERAPAN MODEL KOOPERATIF LEARNING TIPE TGT UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGANALISIS UNSUR-UNSUR INTRINSIK CERPEN SISWA KELAS VI SDN 8 BANJAR ANYAR

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan kemampuan menganalisis unsurunsur intrinsik cerpen siswa kelas VI SDN 8 Banjar Anyar setelah penggunaan model kooperatif
tipe TGT. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Lokasi penelitian dilaksanakan
di SDN 8 Banjar Anyar. Sedangkan populasinya merupakan siswa kelas VI yang berjumlah
26 siswa. Hasil penelitian siklus I menyatakan bahwa 42,31% siswa masih belum memenuhi
ketuntasan klasikal dalam materi menganalisis unsur-unsur intrinsik cerpen, sedangkan 57,69%
siswa sudah memenuhi ketuntasan klasikal yang telah ditentukan. Hasil siklus II diperoleh data
bahwa 3,85% siswa masih belum memenuhi ketuntasan klasikal, sedangkan 96,15% siswa
sudah memenuhi ketuntasan klasikan yang telah ditentukan Berdasarkan peningkatan hasil
mengalisis unsur-unsur intrinsik cerpen siswa dari siklus I ke siklus II maka dapat disimpulkan
bahwa penggunaan model kooperatif learning tipe TGT dapat meningkatkan kemampuan
menganalisis unsur-unsur intrinsik cerpen siswa kelas VI SDN 8 Banjar Anyar.

pdf (English)

Referensi

  1. Ali, M. (2020). Pembelajaran bahasa
  2. indonesia dan sastra (basastra) di sekolah
  3. dasar. PERNIK, 3(1), 35-44.
  4. Badan Standar Nasional Pendidikan.
  5. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
  6. SD/MI. 2006. Jakarta: Depdiknas.
  7. Eci, H., Rochmiyati, S., & Dewana, E.
  8. N. (2024, August). Penerapan Model
  9. Kooperatif Learning Tipe TGT Untuk
  10. Meningkatkan Hasil Belajar Kelas IIB
  11. Pada Pendidikan Pancasila. In Prosiding
  12. Seminar Nasional Pendidikan Profesi
  13. Guru (Vol. 3, No. 1, pp. 1021-1028).
  14. Khair, U. (2018). Pembelajaran Bahasa
  15. Indonesia dan sastra (BASASTRA) di SD
  16. dan MI. AR-RIAYAH: Jurnal Pendidikan
  17. Dasar, 2(1), 81.
  18. Mulyasa, E. (2018). Strategi Pembelajaran
  19. Inovatif dan Berorientasi Konstruktivistik.
  20. Bandung: Remaja Rosdakarya.
  21. Putri, A., et al. (2019). “Pengaruh Model
  22. Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT
  23. terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia
  24. Siswa.” Jurnal Pendidikan Bahasa dan
  25. Sastra, 10(2), 121-130.
  26. Sanjaya, W. (2016). Strategi Pembelajaran:
  27. Berorientasi Standar Proses Pendidikan.
  28. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
  29. Shoimin, A. (2013). 68 Pembelajaran Inovatif
  30. dalam Kurikulum 2013. Ar-Ruzz Media.
  31. Slavin, R. E. (1995). Cooperative Learning:
  32. Theory, Research, and Practice. Boston:
  33. Allyn and Bacon.
  34. Slavin, R. E. (2015). Cooperative Learning:
  35. Teori, Riset, dan Praktik. Bandung: Nusa
  36. Media.
  37. Susanto, A. (2019). Pengaruh Pembelajaran
  38. Cooperative Learning Tipe TGT terhadap
  39. Pemahaman Bacaan Siswa Sekolah Dasar.
  40. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(2), 132-141.
  41. Sujana, I. W. C. (2019). Fungsi Dan Tujuan
  42. Pendidikan Indonesia. Jurnal Pendidikan
  43. Dasar, 4(1), 29. https://doi.org/10.25078/
  44. aw.v4i1.927
  45. Tarigan, H. G. (2008). Menulis sebagai
  46. Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung:
  47. Angkasa.
  48. Wardani, L. (2020). Meningkatkan
  49. Kemampuan Berpikir Kritis Siswa melalui
  50. Pembelajaran Tipe TGT. Jurnal Penelitian
  51. Pendidikan, 27(1), 25-3.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.