Beralih ke menu navigasi utama Beralih ke bagian utama Beralih ke bagian footer website

PENGARUH PENDEKATAN THINK-PAIR-SHARE DAN STORYTELLING TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS 4 SD NEGERI 4 PUCAKSARI

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan pendekatan Think-Pair-Share (TPS) dan
storytelling terhadap peningkatan keterampilan berbicara siswa kelas 4 SD Negeri 4 Pucaksari. Metode
yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan desain kelompok kontrol pretestposttest. Subjek penelitian terdiri dari dua kelompok siswa kelas 4, yaitu kelompok eksperimen yang
diterapkan dengan pendekatan TPS dan storytelling, serta kelompok kontrol yang diajar menggunakan
metode konvensional. Instrumen yang digunakan untuk mengukur keterampilan berbicara adalah lembar
observasi dan tes berbicara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan
pada keterampilan berbicara siswa setelah diterapkannya pendekatan TPS dan storytelling, dibandingkan
dengan kelompok yang menggunakan metode konvensional. Temuan ini mengindikasikan bahwa
pendekatan TPS dan storytelling dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa secara efektif. Oleh
karena itu, penerapan kedua pendekatan ini diharapkan dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran
yang bermanfaat.

Kata Kunci

Pendekatan Think-pair-share, Storytelling, keterampilan membaca

pdf (English)

Referensi

  1. Alfiano, R. (2019). Pengaruh Penerapan Model
  2. Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair
  3. Share Bandung: angkasa.
  4. Arsyad & Mukti. (1988). Pembinaan Kemampuan
  5. Berbicara Bahasa Indonesia. Jakarta:
  6. Erlangga.
  7. Azis, K. K., & Wibowo, A. (2021). Pengaruh
  8. Model Kooperatif Tipe Think Pairs Share
  9. (Tps) Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada
  10. Pembelajaran Tematik Kelas Iii Sekolah
  11. Dasar. Primary Education Journals (Jurnal
  12. Ke-SD-An), 1(2), 81–90. https://doi.
  13. org/10.33379/primed.v1i2.889
  14. Kagan, Spencer. 1994. Cooperative Learning. San
  15. Clemente, CA: Kagan Publishing,
  16. Lie, Anita. (2008). Cooperative Learning. Jakarta:
  17. Grasindo.
  18. Lie, Anita. 2004. Cooperative Learning
  19. Mempraktekkan di Ruang-Ruang Kelas.
  20. Nurgiantoro, Burhan. 2008. Penilaian dalam
  21. Pengajaran Bahasa dan Sastra Edisi ketiga.
  22. Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas
  23. III Sekolah Dasar. JENIUS (Journal of
  24. Education Policy and Elementary Education
  25. Issues), 1(2), 54–64.
  26. Pratiwi, R, R (2016). Jurnal Pendidikan Guru
  27. Sekolah Dasar, Vol. 1 No. 1, Desember
  28. 2016, hlm. 199-207. Penerapan Metode
  29. Storytelling untuk Meningkatkan
  30. Keterampilan Berbicara Siswa Kelas II
  31. SDN S4 Bandung. Di unduh 10 November
  32. 2024 pukul 21.13.
  33. Tarigan, H. G. (2008). Berbicara Sebagai Suatu
  34. Keterampilan Berbahasa. Terhadap Hasil
  35. Belajar Kelas V SD [Digital Repository
  36. Unila]. http://digilib.unila.ac.id/59697/
  37. Trianto. (2010). Mendesain Model Pembelajaran
  38. Inovatif-Progresif. Surabaya: Kencana
  39. Prenada Media Group. www.KaganOnline.
  40. com. Di unduh 10 November 2024 pukul
  41. 22.45
  42. Wulandari K, Kusmarni Y, Darmawan W, (2024).
  43. Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah.
  44. Penerapan Metode Storytelling untuk
  45. Meningkatkan Kemampuan Historical
  46. Imagination Siswa dalam Pembelajaran
  47. Sejarah. Di unduh 10 November 2024 pukul
  48. 22. 55. https://ejournal.upi.edu/indexphp/Factum

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.