Beralih ke menu navigasi utama Beralih ke bagian utama Beralih ke bagian footer website
Vol 22 No 2 (2024) / Articles

MONUMEN PERJUANGAN PUPUTAN MARGARANA SEBAGAI PEMBELAJARAN SEJARAH KONTEKSTUAL

🔗 DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v22i2.809 📅 Published: January 24, 2025
📝

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Sejarah puputan Margarana. (2) Potensi Sejarah Lokal Museum Monumen Nasional Taman Pujaan Bangsa Margarana sebagai sumber belajar sejarah yang kontekstual. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian sejarah dengan pendekatan deskriptif kualitatif meliputi: (1) Lokasi penelitian terletak di Museum Monumen Nasional Taman Pujaan Bangsa Margarana. (2) Teknik penentuan informan dengan menentukan informan kunci, dari informan kunci kemudian peneliti mengembangkan lagi mencari informan bantuan. (3) Teknik pengumpulan data menggunakan tiga teknik yaitu: teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik studi dokumen. (4) Teknik analisis data yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verifikasi. Hasil penelitian ini adalah sejarah puputan margarana, serta potensi Museum Monumen Nasional Taman Pujaan Bangsa Margarana sebagai sumber belajar sejarah yang kontekstual.

📚

Referensi

  1. Abdullah, T. (1979). Sejarah lokal di indonesia. Yogyakarta: Gadjah MadaUniversity Press, 1979
  2. Barnhart, T. A. (2003). On doing local history: reflections on what historians do, why, and what it means by carol kammen. Walnut Creek, California: Altamira
  3. Hasan, S. H. (2012). Pendidikan sejarah indonesia: isu dalam ide dan pembelajaran. Bandung: Rizqi Press.
  4. I Gusti Ngurah. 2013. Perang Bali. Jakarta: Doplin.
  5. Mahardika, Satria. 2017. Merdeka Seratus Persen. Yogyakarta: Quark Books.Pindha,
  6. Mulyana, A. (editor) (2012). Pendidikan sejarah Indonesia, isu dalam ide dan pembelajaran. Bandung: Rizqi Press.
  7. Munandi, Y. (2008). Media Pembelajaran; Sebuah Pendekatan Baru. Jakarta: Gaung Persada Press.
  8. NCHS. (t.t.). Historical thinking. [Online]. Diakses dari http://www.nchs.ucla. [1 Oktober 2019] Pasternak, S. (2009). A new vision of local history narrative: writing history in cummington, Massachusetts. M.A. Thesis. Amherst: University of Massachusets.
  9. Rahman, Abd. 2016. Pendidikan sejarah dan Karakter Bangsa Belajar Keteladanan Hidup dari Ketokohan Natsir dan Buya Hamka. Dalam Jurnal Sosiohumaniora, Volume 15 No. 3 November 2013: 337 –347 .
  10. Sjamsuddin, H. (2008). Pembelajaran sejarah: Refleksi & prospek. Dalam Agus M & Dadang S (Penyunting), Sejarah sebuah penilaian (hlm. 265- 276). Bandung: Jurusan Pendidikan Sejarah FPIPS UPI.
  11. Syaharuddin, dkk. 2019. Nilai-Nilai Nasionalisme Perjuangan Hassan Basry Sebagai Sumber Belajar Sejarah. Dalam Jurnal Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah, Vol. II, No. 2 (April 2019)
  12. Windia, Wayan. Sudarta, Wayan. Suarsa, I Made. 2017. I Gusti Ngurah Rai Pahlawan Nasional Sisi-sisi Humanis dalam Perang KemerdekanIndonesia di Bali. Denpasar: Udayana University Press
  13. Wineburg, S. (2001). Historical thinking and other unnatural acts charting the future of teaching the past. Temple University Press
📊

Metrics & Statistics

👁️ Views: 140 📥 Downloads: 190
🏷️

Kata Kunci

#Potensi, Kontekstual, Sejarah Lokal
📈

Usage Chart

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.