Beralih ke menu navigasi utama Beralih ke bagian utama Beralih ke bagian footer website
Vol 23 No 1 (2025) / Articles

PENGARUH MEDIA PAWUKON TERHADAP BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 KESIUT

🔗 DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.946 📅 Published: February 6, 2026
📝

Abstrak

Penggunaan media pembelajaran yang kontekstual dan budaya lokal dapat memberikan pengalaman
belajar yang lebih bermakna bagi siswa. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan
Kalender Bali (Pawukon) sebagai media pembelajaran matematika, khususnya dalam meningkatkan
kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa kelas IV di SD Negeri 1 Kesiut, Kecamatan
Kerambitan, Kabupaten Tabanan. Melalui pendekatan pembelajaran berbasis budaya, siswa tidak hanya
memahami konsep matematika secara abstrak, tetapi juga mengaitkannya dengan kehidupan sehari
hari dan warisan budaya lokal. Masalah yang diidentifikasi sebelumnya adalah rendahnya pemahaman
siswa terhadap pola bilangan sehingga berdampak pada hasil belajar siswa. Metode yang digunakan
dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus.
Setiap siklus melibatkan empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil
penelitian prasiklus katagori tinggi ada 5 orang (20%), katagori sedang 8 orang (32%), katagori rendah
5 orang (20%), sangat rendah 7 orang (28%). Hasil penelitian siklus I menunjukkan bahwa pemahaman
siswa kategori sangat tinggi 2 orang 8%, katagori tinggi 8 orang (32%), kategori sedang 7 orang (28%),
kategori rendah 3 orang (12%), dan kategori sangat rendah 5 orang (20%). Pada siklus II meningkat
yang ditunjukkan dari pemahaman pola bilangan siswa kategori sangat tinggi 8 orang (32%), kategori
tinggi 13 orang (52%), kategori sedang 2 orang (8%), kategori rendah 2 orang (8%), dan kategori sangat
rendah tidak ada. Ketuntasan hasil belajar pada siklus I yang tuntas KKTP ada 10 siswa atau sebesar
40%, sedangkan siswa yang belum tuntas KKTP ada 15 siswa atau sebesar 60%. Siklus II yang tuntas
KKTP ada 21 siswa atau sebesar 84%, sedangkan yang belum tuntas KKTP ada 4 siswa atau sebesar
16%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kalender Bali sebagai media pembelajaran
dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa.

📚

Referensi

  1. Ardika, I. W. (2002). Kebudayaan Bali dalam Perspektif Sejarah. Denpasar: Bali Post. Depdiknas. (2006). Standar Isi Mata Pelajaran Matematika SD. Jakarta: Depdiknas. Gay, G. (2010). Culturally Responsive Teaching: Theory, Research, and Practice. New York: Teachers College Press. Suparlan, P. (2004). Pendidikan Multikultural: Konsep dan Implementasi dalam Pendidikan Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA: Harvard University Press. Deci, E. L., Ryan, R. M., Deci, E. L., & Ryan, R. M. (1985). Conceptualizations of intrinsic motivation and self determination. Intrinsic motivation and self-determination in human behavior, 11 40. Cobb, P., Wood, T., & Yackel, E. (1991). A constructivist approach to second grade mathematics. In Radical constructivism in mathematics education (pp. 157-176). Dordrecht: Springer Netherlands. Lestari, S. A. P., Kusumaningrum, D. S., & Nurapriani, F. (2024). Integrasi Etnomatematika dalam Pembelajaran Bangun Datar Segi Empat Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Pemahaman Matematika. Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 4(2), 161-171. Ariadila, S. N., Silalahi, Y. F. N., Fadiyah, F. H., Jamaludin, U., & Setiawan, S. (2023). Analisis pentingnya keterampilan berpikir kritis terhadap pembelajaran bagi siswa. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(20), 664-669. Manurung, A. S., Fahrurrozi, F., Utomo, E., & Gumelar, G. (2023). Implementasi berpikir kritis dalam upaya mengembangkan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa. Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar, 5(2), 120 132. Arafah, A. A., Sukriadi, S., & Samsuddin, A. F. (2023). Implikasi teori belajar konstruktivisme pada pembelajaran matematika. Jurnal Pendidikan MIPA, 13(2), 358-366. Ismail, H. H., Dewi, I., & Simamora, E. (2022). Keterkaitan antara filsafat matematika dengan model pembelajaran berbasis budaya. Paradikma Jurnal Pendidikan Matematika, 15(2), 39-46. Atmaja, T. S. (2023). Upaya Meningkatkan Nasionalisme Peserta Didik Melalui Pembelajaran Berbasis Budaya. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(6), 4335-4344.
📊

Metrics & Statistics

👁️ Views: 19 📥 Downloads: 10
🏷️

Kata Kunci

#Kalender Bali, Pawukon, berpikir kritis, hasil belajar, pembelajaran berbasis budaya.
📈

Usage Chart

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.