Pendidikan sebagai salah satu gejala manusiawi dan sekaligus upaya sadar, telah memberikan andil bagi kemajuan hidup yang dialami oleh umat manusia. Dapat diidentifikasi beberapa permasalahan yang terkait dengan penelitian, antara lain. Dalam proses belajar mengajar Guru hanya menggunakan metode ceramah sehingga tidak ada variasi metode mengajar. Penelitian Tindakan Kelas menggunakan teknik Inside- Outside Circle bertempat di SMP Negeri 3 Tabanan Penelitian ini mengambil subyek kelas VIII IPS . SMP Negeri 3 Tabanan beralamatkan di Jln Nakula No. 14, Tabanan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan instrumen tes dan non tes. Non tes bisa dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan instrumen tes diberikan setelah peneliti selesai memberikan tindakan. Validasi data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik triangulasi. Untuk mencapai validasi data, peneliti menggunakan 2 macam triangulasi sebagai teknik pemeriksaan keabsahan data, yaitu: Triangulasi Sumber. Triangulasi sumber dalam penelitian kualitatif ialah membandingkan dan mengecek derajat kepercayaan suatu informasi yang diperoleh melalui waktu dan alat yang berbeda dengan narasumber guru, siswa, dan kepala sekolah. Siklus I dilaksanakan sebanyak dua kali. Pertemuan pertama tanggal 21 mei 2021 digunakan untuk melaksanakan pre-test. Pada pelaksanaan pre-test Siklus I banyaknya siswa yang hadir adalah 29 orang dari total siswa 36 orang. Penelitian penerapan pembelajaran teknik Inside- Outside Circle dibagi menjadi tiga siklus yaitu Siklus I, Siklus II, dan Siklus III. Pada Siklus I penerapan pembelajaran teknik Inside- Outside Circle terjadi peningkatan prestasi belajar siswa sebesar 8,44 dari nilai rata-rata 64,07 dan setelah menggunakan teknik Inside- Outside Circle meningkat menjadi 72,51. Pada Siklus II penerapan pembelajaran teknik Inside-Outside Circle dikombinasikan dengan pemberian hand-out kepada para sxiswa. Pada siklus II terjadi penurunan prestasi belajar siswa sebesar 2,27 dari nilai rata-rata 67,00 turun menjadi 64,73. Hal ini disebabkan oleh kelelahan fisik siswa setelah menerapkan teknik Inside- Outside Circle di luar kelas.faktor lain yang menyebabkan penurunan prestasi pada Siklus II adalaah terjadi human error dari siswa yaitu mereka terkesan asal-asalan dalam mengerjakan soal tes. Pada Siklus III pembelajaran teknik Inside- Outside Circle dikombinasikan dengan pemberian hand-out dan penyampaian materi kepada para siswa. Terjadi peningkatan prestasi belajar siswa sebesar 8,26 setelah pelaksanaan tindakan. Peningkatan itu terlihat dari nilai rata-rata pre-test Siklus III sebesar 75,00 menjadi 83,26 pada saat post-test Siklus III.
PENERAPAN PEMBELAJARAN TEKNIK INSIDE – OUTSIDE CIRCLE DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SEJARAH
Published: August 27, 2021

Abstract
Usage Statistics
Data statistik bulanan belum tersedia.
Metrics & Statistics
529 Views
469 Downloads
pp. 56
Similar Articles
Model pembelajaran quantum teach PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA MATERI RELASI DAN FUNGSI KELAS VIII A SMP NEGERI 2 TABANAN TAHUN 2022/2023
Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Mahasisya PendidikanSEJARAH GEREJA KATOLIK SANTA MARIA IMMACULATA SEBAGAI TEMPAT PEMBINAAN UMAT DI KABUPATEN TABANAN, BALI
Vol. 1 No. 1 (2019): VOL 1 NO 1 DESEMBER 2019an analysis of slang word in avengers end game movie directed by anthony and joe russo
Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Mahasisya PendidikanMeningkatkan Kemampuan Menulis Teks Deskripsi Berdasarkan Gambar
Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Mahasisya PendidikanIMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA DALAM TRADISI PASOLA MASYARAKAT KODI SUMBA BARAT DAYA (NTT)
Vol. 3 No. 1 (2021): VOL 3 NO 1 AGUSTUS 2021Improving Listening Comprehension Through Pop Song to the Eighth Grade at SMP Negeri 2 Kediri
Vol. 2 No. 1 (2020): VOL 2 NO 1 DESEMBER 2020
You may also start an advanced similarity search for this article.


