Beralih ke menu navigasi utama Beralih ke bagian utama Beralih ke bagian footer website
Vol 24 No 1 (2026) / Articles

INTERNALISASI NILAI TRI KAYA PARISUDHA DALAM PENGUATAN ETIKA DIGITAL SISWA SMP NEGERI 5 TABANAN

🔗 DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v24i1.1094 📅 Published: Juni 22, 2026
📝

Abstrak

Perkembangan teknologi digital menempatkan siswa sekolah menengah pertama sebagai pengguna aktif
ruang siber, namun keterampilan teknis tersebut belum selalu diikuti oleh kematangan etika. Artikel ini
bertujuan mendeskripsikan internalisasi nilai Tri Kaya Parisudha dalam penguatan etika digital siswa SMP
Negeri 5 Tabanan, menganalisis fungsi nilai tersebut, dan menjelaskan dampaknya terhadap perilaku digital
siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis. Data diperoleh melalui wawancara
mendalam, observasi reflektif, dan studi dokumentasi dengan melibatkan siswa kelas IX, guru, kepala
sekolah/wakil kesiswaan, serta orang tua. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, pengelompokan
tema, interpretasi makna pengalaman, dan triangulasi sumber serta teknik. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa internalisasi nilai berlangsung melalui tiga jalur utama. Manacika dikembangkan melalui kebiasaan
berpikir kritis sebelum menerima, menanggapi, atau membagikan informasi. Wacika tampak pada
kemampuan menjaga pilihan kata dalam pesan, komentar, dan interaksi digital. Kayika terlihat pada tindakan
bertanggung jawab, seperti tidak menyebarkan konten negatif, menjaga privasi, dan menggunakan media
digital untuk aktivitas positif. Nilai Tri Kaya Parisudha berfungsi sebagai pedoman evaluatif, kontrol diri,
dan orientasi moral. Dampaknya tampak pada meningkatnya kehati-hatian, kesantunan komunikasi, dan
tanggung jawab siswa dalam bermedia. Temuan ini menegaskan bahwa kearifan lokal Bali dapat menjadi
basis kontekstual pendidikan karakter digital di sekolah.

📚

Referensi

  1. Berkowitz, M. W., & Bier, M. C. 2014. Research-based character education. The ANNALS of the American Academy of Political and Social Science, 591(1), 72-85. https://doi.org/10.1177/0002716214553959 Choi, M. 2016. A concept analysis of digital citizenship for democratic citizenship education in the internet age. Theory & Research in Social Education, 44(4), 565 607. https://doi.org/10.1080/00933104.2016.121 0549 Creswell, J. W., & Poth, C. N. 2018. Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches. 4th ed. Thousand Oaks: SAGE Publications. Darling-Hammond, L., Flook, L., Cook Harvey, C., Barron, B., & Osher, D. 2020. Implications for educational practice of the science of learning and development. Applied Developmental Science, 24(2), 97 140. https://doi.org/10.1080/10888691.2018.153 7791 Donder, I. K. 2017. Etika Hindu. Surabaya: Paramita. Floridi, L. 2018. The logic of information: A theory of philosophy as conceptual design. Oxford: Oxford University Press. Hidayatullah, M. 2020. Pendidikan karakter: Konsep dan implementasinya dalam pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers. Jones, L. M., & Mitchell, K. J. 2020. Defining and measuring youth digital citizenship. New Media & Society, 22(8), 1467-1485. https://doi.org/10.1177/1461444819888397 Katadata Insight Center & Kominfo. 2022. Indeks literasi digital Indonesia 2022. Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Kemendikbud. 2020. Panduan profil pelajar Pancasila. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Koesoema, D. 2010. Pendidikan karakter: Strategi mendidik anak di zaman global. Jakarta: Grasindo. Kohlberg, L. 1981. Essays on moral development: Vol. I. The philosophy of moral development. San Francisco: Harper & Row. Lickona, T. 1991. Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. New York: Bantam Books. Lickona, T., Schaps, E., & Lewis, C. 2007. Eleven principles of effective character education. Washington, DC: Character Education Partnership. Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. 2018. Naturalistic inquiry. 50th anniversary ed. Thousand Oaks: SAGE Publications. Livingstone, S., Stoilova, M., & Nandagiri, R. 2017. Childrens data and privacy online: Growing up in a digital age. London: London School of Economics and Political Science. Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. 2018. Qualitative data analysis: A methods sourcebook. 4th ed. Thousand Oaks: SAGE Publications. Narvaez, D., & Bock, T. 2017. Developing ethical expertise: Lessons from the integrative ethical education model. Cham: Springer. Nucci, L. 2001. Education in the moral domain. Cambridge: Cambridge University Press. OECD. 2021. 21st-century readers: Developing literacy skills in a digital world. Paris: OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/a83d84cb-en Ribble, M. 2019. Digital citizenship in schools: Nine elements all students should know. 3rd ed. Eugene: International Society for Technology in Education. Schwartz, S. H. 2017. The refined theory of basic values. Dalam S. Roccas & L. Sagiv (Eds.), Values and behavior: Taking a cross-cultural perspective (hlm. 51-72). Cham: Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-319-56352 7_3 Susanti, N. W. E. 2026. Internalisasi nilai-nilai Tri Kaya Parisudha dalam etika digital siswa kelas IX di SMP Negeri 5 Tabanan. Tesis. Denpasar: Program Pascasarjana Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar. Titib, I. M. 2003. Tri Kaya Parisudha: Konsep etika Hindu. Surabaya: Paramita. UNESCO. 2018. Global citizenship education and media and information literacy: Towards a holistic approach. Paris: UNESCO Publishing. Wiana, I. K. 2007. Tri Hita Karana menurut konsep Hindu. Surabaya: Paramita.
📈

Usage Chart

Downloads (Line Chart)

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Views (Bar Chart)

📊

Metrics & Statistics

👁️ Views: 0 📥 Downloads: 0
🏷️

Kata Kunci

#Tri Kaya Parisudha; etika digital; internalisasi nilai; fenomenologi; pendidikan karakter

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.