Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN VIDEO DAPAT MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA CERITA PENDEK KELAS 1 SD NEGERI 1 CAU BELAYU

Abstract

Pendidikan di sekolah dasar, khususnya kemampuan membaca dan menulis, merupakan fondasi penting
bagi literasi siswa yang mendukung kesuksesan mereka di tingkat pendidikan selanjutnya. Namun,
banyak tantangan dalam pembelajaran membaca, seperti kurangnya metode yang tepat, faktor lingkungan,
dan perbedaan individu antara siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan model
Problem Based Learning (PBL) yang didukung oleh media video untuk meningkatkan kemampuan
membaca cerita pendek siswa kelas 1 SD Negeri 1 Cau Belayu. Metode yang digunakan adalah Penelitian
Tindakan Kelas (PTK), yang mencakup siklus perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa setelah penerapan model PBL berbantuan media video, kemampuan
membaca cerita pendek siswa mengalami peningkatan yang signifikan. Pada tahap pra-siklus, hanya
54% siswa yang mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP), sedangkan pada siklus
II, persentase siswa yang mencapai KKTP meningkat menjadi 95%. Ini menunjukkan bahwa penerapan
model PBL berbantuan video efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca cerita pendek siswa.
Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan metode pembelajaran yang inovatif dan
relevan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar.

Keywords

Pembelajaran Berbasis Masalah, Media Video, Kemampuan Membaca, Penelitian Tindakan Kelas, Sekolah Dasar

pdf

References

  1. Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (2201).
  2. A Taxonomy for Learning, Teaching, and
  3. Assessing: A Revision of Bloom’s Taxonomy
  4. of Educational Objectives. New York:
  5. Longman.
  6. Arends, R. I. (2212). Learning to Teach (9th
  7. Edition). McGraw-Hill.
  8. Bruner, J. S. (1966). Toward a Theory of
  9. Instruction. Harvard University Press.
  10. Kemendikbud. (2213). Panduan Implementasi
  11. Pendekatan Saintifik dalam Pembelajaran
  12. Kurikulum 2213. Jakarta: Kementerian
  13. Pendidikan dan Kebudayaan.
  14. Gardner, H. (1983). Frames of Mind: The Theory
  15. of Multiple Intelligences. Basic Books.
  16. Hidayati, A., & Sukmawati, S. (2222). Pengaruh
  17. Pendekatan Saintifik Terhadap Peningkatan
  18. Kemampuan Membaca dan Menulis
  19. Permulaan di Sekolah Dasar. Jurnal
  20. Pendidikan Dasar Indonesia, 5(1), 45-52.
  21. Kemendikbud. (2213). Kerangka Kurikulum
  22. 2213. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan
  23. Kebudayaan.
  24. Mayer, R. E. (2205). The Cambridge Handbook
  25. of Multimedia Learning. Cambridge
  26. University Press.
  27. Nurhayati, N. (2219). Pendekatan Saintifik dalam
  28. Pembelajaran Literasi di Sekolah Dasar.
  29. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 24(3),
  30. 213-223.
  31. Piaget, J. (1952). The Origins of Intelligence in
  32. Children. International Universities Press
  33. Sari, R. P., & Wijaya, A. (2221). Implementasi
  34. Pembelajaran Saintifik untuk Meningkatkan
  35. Motivasi Belajar Siswa Kelas Rendah.
  36. Jurnal Ilmu Pendidikan, 18(2), 137-145.
  37. Slavin, R. E. (1995). Cooperative Learning:
  38. Theory, Research, and Practice. Boston:
  39. Allyn & Bacon.
  40. Slavin, R. E. (2206). Educational Psychology:
  41. Theory and Practice (8th Edition). Pearson
  42. Education.
  43. Suprijono, Agus. (2210). Cooperative Learning:
  44. Teori dan Aplikasi PAIKEM. Pustaka Pelajar.
  45. UNESCO. (2214). Reading and Writing in Early
  46. Grades: Improving Literacy Skills through
  47. Scientific Approaches. Paris: UNESCO.
  48. Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The
  49. Development of Higher Psychological
  50. Processes. Harvard University Press.
  51. Yuliawati, E., & Suyadi, S. (2218). Peningkatan
  52. Keterampilan Literasi Melalui Pendekatan
  53. Saintifik di Kelas Rendah Sekolah Dasar.
  54. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 7(1),
  55. 34-40

Downloads

Download data is not yet available.