Skip to main content
Suluh Pendidikan · Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Suluh PendidikanIKIP Saraswati

PEMANFAATAN MUSEUM ARKEOLOGI GEDONG ARCA DI BEDULU GIANYAR SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SEJARAH

DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.819 Published: 27 June 2025
Vol. 23 No. 1 (2025): SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan

Abstract

Secara umum penelitian ini bertujuan untuk memahami pemanfaatan museum sebagai media sumber bekajar sejarah. Penelitian ini merupakan penelitian etnografi yang menggunakan metode eksploratif yang dilakukan intensip dalam waktu tertentu terkait dengan fokus masalah dan objek kajian. Berkenaan dengan itu, dilakukan berbagai tindakan melalui penggalian data secara intensip, katagorisasi data, penyususunan data yang didasarkan atas temuan di lapangan. Instrumen pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara, angket dan pencatatan dokumentasi. Keseluruhan data dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan metode analisis kualitatif dengan langkah-langkah yaitu 1) pengumpulan dan katagorisasi data, 2) penafsiran atau interpretasi data, 3) reduksi data,4) penarikan kesimpulan, dan 5) verifikasi dan justifikasi temuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan Museum Arkeologi Gedong Arca yang memiliki koleksi artepak dan peninggalan budaya lainnya baik pada jaman prasejarah dan jaman sejarah selain memiliki daya tarik untuk pariwisata juga dapat dimanfaatkan sebagai media sumber belajar sejarah bagi siswa sekolah. Ada beberapa manfaat yang dapat diperoleh siswa dengan menjadikan museum sebagai media belajar sejarah yaitu.1) mendapat pengalaman langsung, dengan melihat artefak atau peninggalan budaya lainnya.,2) memperkaya pengetahuan melalui informasi mendalam tentang berbagai aspek sejarah,3) memperkuat pemahaman, tentang topik sejarah tertentu,4) menstimulasi kreativitas, dalam mengembangkan pemikiran historis ,5) menumbuhkan minat terhadap sejarah dan warisan budaya, dan 6) memahami berbagai dan persfektif tentang peristiwa sejarah tertentu.

References

  1. Ahmad, Tsabit Azinar. 2005. Memahami Zaman Prasejarah Optimalisasi dengan Media Pembelajaran. Semarang: Pendidikan Sejarah IIIA. Ahmad,Tsabit Azinar,2010. “Staregi Pemanfaatan Museum Sebagai Media Pembeljaran Pada Materi Pembelajaran Prasejarah”. Paramita Vol. 20, No. 1 - Januari 2010 hal 108 Natawidjaja, Rochman.(ed). 1979. Alat Peraga dan Komunikasi Pendidikan. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Mustopo, Habih M. 2006. Sejarah 1. Yudistira : Jakarta Moleong,Lexy.2009. Metode Penelitian Kualitatif. Yogyakarta : Rosda Putri, Galang Giri , 2025. Eksistensi Museum Sebagai Sumber Belajar Sejarah Indonesia. Skripsi IKIP Saraswati Sadiman, Arief W. 2002. Media Pendidikan: Pengertian, Perkembangan dan Pemanfaatannya. Jakarta: Rajawali Press. Soekmono, R. 1988. Sejarah Kebudayaan Indonesia I. Yogyakarta: Kanisius Sulaiman, Jusuf. 1990. Permuseuman Indonesia. Jakarta: Cipta Adi Pustaka. Soekmono.R, 1981. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia 1. Yogyakarta : Kanisius Sutaba, I Made. 1980. Prasejarah Bali. Denpasar : Yayasan Purbakala Bali

Usage Statistics

Metrics & Statistics

677 Views 289 Downloads pp. 7-18

Keywords

museum, media, sumber belajar sejarah

sintacertf

  • ACCREDITATION CERTIFICATE


issn

indexing

  • INDEXING

visitcounter

  • STATISTIC COUNTER

    Flag Counter

citation

  • CITATION

lokasi

  • PETA LOKASI

Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan

Similar Articles