PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PjBL) BERBANTUAN KEARIFAN LOKAL TRI HITA KARANA TERHADAP KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI UNSUR-UNSUR BANGUN RUANG DAN KOLABORASI SISWA KELAS IV GUGUS V KECAMATAN BUSUNGBIU
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh model pembelajaran berbasis proyek (Project
Based Learning/PjBL) yang diintegrasikan dengan kearifan lokal Tri Hita Karana terhadap kemampuan
siswa kelas IV dalam mengidentifikasi unsur-unsur bangun ruang serta keterampilan kolaboratif mereka
di salah satu sekolah dasar di Gugus V, Kecamatan Busungbiu. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan desain eksperimen semu tipe nonequivalent control group design. Sampel penelitian
terdiri dari 42 siswa yang terbagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen
yang digunakan meliputi tes kognitif untuk mengukur pemahaman konsep bangun ruang dan lembar
observasi untuk menilai kemampuan kolaborasi. Hasil analisis data melalui uji-t menunjukkan adanya
perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok, di mana kelas yang memperoleh pembelajaran
dengan model PjBL berbasis kearifan lokal menunjukkan hasil yang lebih tinggi dalam aspek kognitif
maupun kolaboratif. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan model pembelajaran kontekstual
berbasis budaya lokal sebagai bentuk inovasi pedagogis dalam mendukung pengembangan kompetensi
abad ke-21 di jenjang sekolah dasar.
Downloads
Article Details
References
Arends, R. I. (2012). Learning to teach. McGraw-Hill Education. Bruner, J. S. (2020). The process of education. Harvard University Press. Fraenkel, J. R., Wallen, N. E., & Hyun, H. H. (2021). How to design and evaluate research in education (10th ed.). McGraw-Hill. Johnson, D. W., & Johnson, R. T. (2021). Cooperative learning: The foundation for active learning. Journal of Educational Psychology, 113(4), 680 694. Miller, P. H. (2021). Theories of developmental psychology (7th ed.). Worth Publishers. Rohman, F., & Sari, D. K. (2023). Contextual learning through local culture integration in elementary mathematics. Journal of Educational Research and Practice, 13(2), 105–119. Santoso, A., & Harahap, D. (2023). Challenges in teaching geometry to elementary students: A case study. Indonesian Journal of Mathematics Education, 8(1), 34–47. Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, Alfabeta. dan R&D. Sulisworo, D. (2021). Kearifan lokal sebagai strategi pendidikan karakter dalam kurikulum nasional. Jurnal Ilmiah Pendidikan Indonesia, 8(2), 103–115. Thomas, J. W. (2020). A review of research on project-based learning. The Autodesk Foundation. United Nations. (2022). Education for sustainable development goals: Learning Publishing. objectives. UNESCO Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press. Vygotsky, L. S. (2020). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press. Widana, I. K. (2021). Tri Hita Karana sebagai landasan filosofis dalam pengembangan kurikulum pendidikan. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Humaniora, 9(3), 142 156. Widiastuti, N. K. (2022). Pengaruh integrasi budaya lokal terhadap hasil belajar matematika siswa SD. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 12(1), 35–48. Widiastuti, N. P. (2022). The effect of integrating local culture into mathematics learning on students’ motivation and achievement. International Journal of Education and Learning, 10(3), 224 239.