Skip to main content
Suluh Pendidikan · Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Suluh PendidikanIKIP Saraswati

EKSISTENSI GEREJA HATI KUDUS YESUS SEBAGAI REPRESENTASI PENDIDIKAN MULTIKULTURALISME BERBASIS BUDAYA BALI DI DESA EKASARI, KABUPATEN JEMBRANA, BALI

DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v22i2.744 Published: 1 January 2025
Vol. 22 No. 2 (2024): SULUH PENDIDIDKAN: Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan

Abstract

Desa Ekasari terletak di Kecamatan Melaya-Jembrana yang masyarakatnya adalah penganut agama Kristen Katolik. Dalam sejarah singkatnya masyarakat Desa Ekasari adalah migran dari Tuka dan daerah sekitarnya yang migrasi ke hutan Bali barat yakni di daerah Ekasari sekarang pada masa pemerintahan kolonial Belanda di Bali. Hal ini terjadi karena perjalanan sejarah yang kompleks sehingga terjadi konversi agama dari hindu ke Kristen Katolik yang menyebabkan beberapa konflik horisontal seperti ekonomi dan sosial sehingga terjadilah migrasi dari Tuka ke Desa Ekasari yang kita kenal sekarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) untuk mengetahui bagaimana sejarah keberadaan masyarakat Kristen Katolik di Dusun Ekasari. (2) untuk mengetahui bagaimana praktik Multikulturalisme berbasis budaya Bali pada masyarakat Kristen Katolik di Dusun Ekasari, diantaranya: sistem kemasyarakatan, arsitektur, tradisi, pakaian, penjor, pemanfaatan pajegan, dan bahasa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang meliputi: (1) Lokasi penelitian terletak di Desa EkasariJembrana. (2) Teknik penentuan informan dengan menentukan informan utama, dari informan utama peneliti mendapatkan informan bantuan. (3) Teknik pengumpulan data menggunakan tiga teknik, teknik observasi, teknik wawancara, teknik studi dokumen. (4) Teknik penjaminan keaslian data dengan menggunkan 2 teknik, teknik tri anggulasi sumber dan tri anggulasi teknik, (5) Teknik analisis data yang terdiri pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verifikasi. Kata kunci: Kristen Katolik, multikulturalisme, budaya Bali

References

  1. Aryana, I Gusti Made. 2018. Kuasa di Balik Harmoni:Relasi Etnis Tionghoa dan Etnik Bali di Bali.Denpasar:Pustaka Larasan.
  2. Aryantika, I Kadek. 2021. Kehidupan Masyarakat Kristen Katolik di Desa Ekasari Dusun Palasari, Melaya, Jembrana-Bali dan Potensinya Sebagai Sumber Belajar di SMA Kelas XI. Skripsi Universitas Pendidikan Ganesha.
  3. Aryadharma, Ni Kadek Surpi. 2011. Membedah Kasus Konversi Agama di Bali: Kronologi, Metode Misi dan Alasan di Balik Tindakan Konversi Agama dari hindu ke Kristen dan Katolik di Bali Serta PernakPernik Keagamaan di D u n i a .Surabaya:Paramita Koentjaraningrat. 2005. Pengantar Antropologi Pokok-Pokok Etnografi II. Jakarta: PT.Rineka Cipta
  4. Kusumawanta, Gusti Bagus Dkk. 2009. Gereja Katolik di Bali (Suatu Pelurusan Sejarah Awal Kekatolikan sampai dengan
  5. (2006).Yogayakarta:Yayasan Pustaka Nusantara.
  6. Molan, Benyamin dkk. 2009. Multikulturalisme Belajar Hidup Bersama dalam Perbedaan. Jakarta : PT.Indeks
  7. Saifffudin,A.F. 2009. Membangun Multikulturalisme di Indonesia. Jurnal Antropologi Sosial Budaya Etnovisi,Vol. II,No.1, April 2009
  8. Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kualitatif: Untuk penelitian yang bersifat eksploratif, enterpretif, interaktif, dan konstruktif. Bandung:Alfabeta
  9. Suryada, Agung Bagus. 2015. Konsepsi Tri Mandala dan Sanga Mandala dalam tatana arsitektur tradisonal Bali. FT: Udayana
  10. Wijaya, Nyoman. 2003. Serat Salib Dalam Lintas Bali: Sejarah Konversi Agama di Bali 1931-2001. Denpasar:Mitra Yolanda

Usage Statistics

Metrics & Statistics

205 Views 261 Downloads pp. 191-200

Keywords

Kristen Katolik, multikulturalisme, budaya Bali

sintacertf

  • ACCREDITATION CERTIFICATE


issn

indexing

  • INDEXING

visitcounter

  • STATISTIC COUNTER

    Flag Counter

citation

  • CITATION

lokasi

  • PETA LOKASI

Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan

Similar Articles