INTEGRASI KEARIFAN LOKAL DALAM PEMBELAJARAN IPAS UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN LINGKUNGANPADA SISWA KELAS V SD NEGERI 2 BELALANG

Main Article Content

Ni Ny. Sri Suryadnyani
I Ketut Suparya
I Made Ari Winangun

Abstract

Kesadaran lingkungan merupakan aspek penting dalam pendidikan dasar untuk membentuk generasi yang
peduli terhadap ekosistem sekitarnya. Namun, realitas menunjukkan bahwa kesadaran lingkungan siswa
masih rendah akibat pendekatan pembelajaran yang kurang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk
meningkatkan kesadaran lingkungan siswa melalui integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran Ilmu
Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan
kualitatif di SD Negeri 2 Belalang, melibatkan siswa kelas V, guru IPAS, dan kepala sekolah. Data dikum
pulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan model Miles dan
Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis kearifan lokal, seperti
praktik pertanian tradisional subak dan gotong royong, mampu meningkatkan pemahaman siswa tentang
ekosistem serta mendorong perilaku pro-lingkungan. Faktor pendukung utama dalam implementasi ini
adalah dukungan sekolah dan antusiasme siswa, sedangkan hambatan utama adalah keterbatasan sumber
daya dan kurangnya pemahaman guru terhadap integrasi kearifan lokal dalam kurikulum. Oleh karena itu,
peningkatan kapasitas guru dan penyediaan media pembelajaran berbasis budaya lokal direkomendasikan
sebagai strategi efektif untuk menanamkan kesadaran lingkungan pada siswa sejak dini.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles

References

Creswell, J. W. 2018. Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications. Denzin, N. K. 2017. The research act: A theoretical introduction to sociological methods (4th ed.). Routledge. Fadhilah, R., et al. 2021. Pendidikan lingkungan berbasis kearifan lokal dalam kurikulum sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Lingkungan, 7(2), 45–60. Hardjana, A. 2021. Konsep integritas dalam pendidikan lingkungan. Jurnal Etika dan Pendidikan, 9(1), 15–28. Lestari, S. 2022. Pendidikan berbasis budaya lokal dan dampaknya terhadap kesadaran lingkungan. Jurnal Pendidikan Berkelanjutan, 5(3), 112–130. Miles, M. B., & Huberman, A. M. 1994. Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). SAGE Publications. Nugraha, T., & Kusuma, D. 2020. Pengaruh pembelajaran berbasis budaya lokal terhadap empati siswa terhadap lingkungan. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 8(4), 200–215. Patton, M. Q. 2019. Qualitative research & evaluation methods (4th ed.). SAGE Publications. Prasetyo, A., & Wulandari, D. 2019. Kesadaran lingkungan siswa sekolah dasar: Faktor dan strategi peningkatan. Jurnal Pendidikan Dasar, 6(1), 50–65. Prasetya, E. 2020. Konsep IPAS dalam kurikulum pendidikan dasar. Jurnal Sains Pendidikan, 4(2), 78–91. Rahmawati, N., et al. 2020. Pembelajaran berbasis kearifan lokal dalam meningkatkan pemahaman ekosistem siswa. Jurnal Ilmu Pendidikan, 10(1), 25–40. Santosa, B. 2021. Tantangan implementasi pendidikan berbasis kearifan lokal di sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan, 7(2), 90–105. Sutanto, R. 202. Integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 12(3), 150–165. Suyanto, H. (2021. Kearifan lokal sebagai media pembelajaran lingkungan hidup. Jurnal Budaya dan Pendidikan, 9(2), 175–190. Widodo, P. 2022. Pengaruh pendekatan berbasis kearifan lokal terhadap kesadaran lingkungan siswa. Jurnal Pendidikan Ekologi, 5(1), 30–45.

Similar Articles

<< < 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.