Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

PENGEMBANGAN BUKU CERITA BERGAMBAR SEBAGAI MEDIA LITERASI DIGITAL ANTI KEKERASAN DIGITAL

πŸ”— DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v22i2.747 πŸ“… Published: 1 January 2025
πŸ“

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku cerita bergambar sebagai media edukasi literasi
anti kekerasan digital bagi remaja. Buku cerita ini dirancang dengan pendekatan visual yang menarik,
menggunakan narasi yang relevan dan dekat dengan kehidupan remaja. Dengan menggunakan metode
penelitian pengembangan (R&D), buku ini diharapkan dapat menjadi sarana yang efektif untuk
menyampaikan pesan tentang bahaya kekerasan digital, cara pencegahannya, serta langkah yang dapat
diambil jika menjadi korban. Selain itu, buku ini juga didukung dengan evaluasi melalui uji coba
terbatas di kalangan siswa sekolah menengah untuk mengukur efektivitasnya dalam meningkatkan
pemahaman dan kesadaran mereka. Penelitian ini menarik karena, di tengah maraknya penggunaan
teknologi di kalangan remaja, masih sedikit media edukasi yang secara spesifik membahas literasi anti
kekerasan digital. Buku cerita bergambar menawarkan pendekatan yang unik dan interaktif, memadukan
visualisasi yang menarik dengan pesan-pesan edukatif yang mendalam. Oleh karena itu, hasil penelitian
ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi dunia pendidikan dalam membentuk
generasi muda yang lebih bijak, aman, dan bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi digital.

πŸ“š

References

  1. Aini, Nur Alfin, dkk (2024). Pengembangan Buku Cerita Digital β€œSERASA” untuk Mengembangkan Perilaku Prososial Anak Usia Dini.
  2. Kumara Cendeia: Jurnal Pendidikan Guru– Pendidikan Anak Usia Dini. Retrived from [https://jurnal.uns.ac.id/kumara/article/
  3. view/87870]
  4. Arifin, K. R., Kharis, A., & Aini, N. (2023). Pengembangan media buku cerita bergambar dalam mengenalkan edukasi anti kekerasan
  5. (bullying). Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 786. https://doi.org/10.37985/ murhum.v5i2.786
  6. Eshet-Alkalai, Y. (2021). Digital literacy: A conceptual framework for survival skills in the digital era. Journal of Educational Multimedia and Hypermedia, 29(4), 383–400. [https://www.researchgate.net/publication/250721430] Hardi, M., Kharis, A., & Aini, N. (2023). Pengembangan media buku cerita bergambar dalam mengenalkan edukasi anti kekerasan (bullying). Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. Retrieved from [https://murhum.ppjpaud. org/index.php/murhum/article/view/786].
  7. Ningrum, Mallevi Agusti, dkk. (2021). Pengembangan Buku Panduan Anti-Bullying Untuk Mengembangkan Keterampilan SosialEmosional Anak Usia Dini. Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini. Retrieved from [https://ejournal.uinsuka.ac.id/tarbiyah/goldenage/article/download/4271/2182]
  8. Pramesthi, Alda Vania. (2021). Pengembangan Buku Cerita Anti Peundungan Pada Anak Usia 5-6 Tahun. Teratai: Jurnal PAUD. Retrived
  9. from [https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/ paud-teratai/article/view/43166/37190]
  10. Steiner-Adair, C. (2013). The Big Disconnect: Protecting Childhood and Family Relationships in the Digital Age. HarperCollins.
  11. Utama, J Seno Aditya, dkk. 2016. Psikologi dan Teknologi Informasi. Jakarta: Himpunan
  12. Psikologi Indonesia.
πŸ“ˆ

Usage Chart

Downloads (Line Chart)

Downloads

Download data is not yet available.

Views (Bar Chart)

πŸ“Š

Metrics & Statistics

πŸ‘οΈ Views: 523 πŸ“₯ Downloads: 150
🏷️

Keywords

#pengembangan buku cerita bergambar, literasi digital, kekerasan digital, remaja, media edukasi

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.